PASURUAN — Madrasah Miftahul Ulum (MMU) A-60 Kluwut, ranting Pondok Pesantren Sidogiri, mengikuti pelaksanaan akreditasi oleh Badan Akreditasi Madrasah Pondok Pesantren Sidogiri (BAM PPS), Ahad (13/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang guru MMU A-60 tersebut dimulai pukul 14.00 WIB dan diikuti Kepala Madrasah H. Muhammad Supriyanto bersama seluruh tim.
Pelaksanaan akreditasi dilakukan oleh dua asesor BAM PPS, yakni Ust. H. A. Kholilurrohman sebagai asesor 1 dan Ust. Lailul Mubarok sebagai asesor 2. Proses pembinaan dan penilaian berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk melakukan perbaikan dan pembenahan pada berbagai komponen yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.
Akreditasi sebagai Sarana Perbaikan
Ust. H. A. Kholilurrohman menegaskan bahwa akreditasi tidak dimaksudkan untuk menunjukkan kekurangan madrasah. Menurutnya, proses tersebut lebih diarahkan untuk membantu lembaga melihat hal-hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan.
“Akreditasi dilaksanakan semata-mata untuk perbaikan dan berbenah, tidak untuk menampakkan kekurangan,” tutur Ust. H. A. Kholilurrohman.
Dalam prosesnya, tim asesor memberikan sejumlah pembinaan dan catatan yang berkaitan dengan berbagai aspek madrasah. Pembahasan mencakup program kegiatan, administrasi guru dan murid, sarana dan prasarana, penilaian, hingga kelengkapan bukti fisik kegiatan.
Catatan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi MMU A-60 dalam meningkatkan pengelolaan dan pelaksanaan program madrasah. Setiap kegiatan juga diarahkan agar memiliki program dan bukti pelaksanaan yang jelas sehingga dapat terus dilaksanakan meskipun terjadi pergantian pengurus atau pimpinan.
Diikuti Tim hingga Selesai
Kepala MMU A-60 Kluwut, H. Muhammad Supriyanto, bersama seluruh tim mengikuti proses akreditasi dengan penuh semangat hingga kegiatan selesai. Pembinaan berlangsung dalam suasana serius namun tetap kondusif.
Sekitar pukul 15.00 WIB, kegiatan dihentikan sementara untuk melaksanakan salat Asar. Setelah itu, proses pembinaan kembali dilanjutkan hingga sore.
Pertemuan kemudian diakhiri dengan salat Magrib berjamaah sekitar pukul 18.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan menjadi bahan penting bagi MMU A-60 Kluwut untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Reporter: A_Sbad@rSyufaat

